Hosting adalah – Hosting sebenarnya memiliki beberapa pengertian atau definisi, namun secara sederhananya hosting merupakan suatu kayanan untuk menyimpan berbagai data, gambar, sampai file yang ada di suatu website. Bagi sebagian orang yang bekerja di bidang ini tentu sudah tidak asing lagi dengann hosting.

Bagi Anda yang masih bertanya-tanya apa itu howting lebih lanjut. Artikel ini merupakan bacaan yang tepat untuk Anda, karena kali ini kami akan membahas lebih lanjut mengenai definisinya, jenis-jenisnya, sampai dengann cara kerjanya.

Anda bisa menyimak ulasan berikut ini sampai selesai untuk mengetahui lebih lanjut.

 

 

Hosting Adalah

Pengertian hosting atau web hosting adalah tempat untuk menyimpan semua file dan juga data website, sehingga file tersebut dapat diakses oleh banyak orang melalui internet. Informasi mengenai fike dan data website tersebut biasanya berupa video, gambar, email, script, aplikasi, dan juga database.

Tanpa adanya hosting, suatu website tidak dapat berjalan dengann baik.  Jadi, itulah alasan mengapa, Anda harus menyewa hosting terlebih dahulu  untuk membuat suatu website.

Anda bisa bayangkan jika Anda ingin membangun rumah yang besar, pastinya tanah yang dibutuhkan semakin luas. Hal tersebut sama seperti hosting, jika Anda ingin membangun kapasitas dan performa website yang tinggi, Anda pastinya juga membutuhkan yang memiliki sumber daya yang besar.

 

Jenis-Jenis Hosting

Hosting memiliki jenis-jenisnya tergantung dengann kebutuhan. Semua jenjs tersebut tentunya memiliki soesifikasi dan biaya yang beragam.

Jika Anda ingin mulai berlangganan hosting. Anda bisa mengetahui jenis-jenisnya di bawah ini terlebih dulu, agar Anda tidak salah memilih nantinya.

 

1. Shared Hosting

Sesuai dengann namanya, shared hosting adalah jenis yang servernya digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus.

Dengan menggunakan jenis ini. Anda akan berbagi fasilitas yaitu seperti, disk space, kecepatan, dan juga lainnya. Jadi, ketika salah satu pengguna memakai sumber daya yang terlalu banyak, website Anda juga bisa terkena imbasnya.

 

2. VPS Hosting

VPS merupakan kepanjangan dari Virtual Private Server, hosting ini merupakan jenis pribadi yang resourcenya hanya dipakai oleh satu pengguna saja.

Jadi, server tidak akan terpengaruh oleh penggunaan user lain. Pada jenis ini, Anda mempunyai kebebasan untuk mengatur dan juga mengelola resource yang tersedia secara mandiri.

 

3. Cloud Hosting

Jenis yang satu ini adalah hosting dengan resource selayaknya VPS, tapi dengan berbagai kemudahan penggunaan seperti Shared.  Jadi, Anda tidak harus memiliki skill teknis untuk mengelola server.

Cloud ini akan membagikan beban ke beberapa server secara sekaligus. Sehingga ketika salah satu server mengalami masalah atau gangguan, website tetap stabil dengan backup dari server lain.

Baca Juga: Sitemap Adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Lainnya

4. WordPress Hosting

Sama seperti namanya yaktu WordPress hosting adalah jenis yang dikhususkan untuk pengguna WordPress yang memiliki spesifikasinya kurang lebih sama dengan jenis shared.

Perbedaanya, server WordPress dikonfigurasi secara khusus untuk pengguna WordPress. Di mana pengguna akan lebih mudah membangun website dengan beberapa klik.

Seperti shared hosting, WordPress ini juga harus berbagi fasilitas penyimpanan dengan pengguna yang lainnya. Sehingga, ketika pengguna lain memakai resource secara berlebihan, Anda bisa terkena dampaknya.

5. Simple WordPress

Jenis yang satu ini, khusus bagi Anda yang ingin membangun website dengan CMS WordPress tanpa harus memusingkan hal teknis. Jadi Anda tidak perlu akses ke Cpanel,  untuk mengedit file di website dan pengaturan yang lainnya.

Semua pengaturan dan juga optimasi website di cPanel, seperti bandwith, keamanan dan kecepatan, semuanya akan diatur oleh penyedianya. Itulah yang membedakan Simple WordPress dengan WordPress hosting. Jadi, Anda bisa lebih mudah dalam membuat website.

6. Dedicated Hosting

Anda tidak perlu khawatir jika website mengalami down, karena servernya hanya digunakan oleh satu pengguna saja. Jadi server hanya didedikasikan hanya untuk Anda seorang.

Selain itu, Anda juga mempunyai kebebasan untuk mengelola dan mengatur server sesuai kebutuhan. Jadi, Anda harus memiliki pemahaman tentang mengelola server.

 

 

Bagaimana Cara Kerjanya?

Seperti inilah tahapan cara kerjanya, sebagai berikut:

  1. Server akan menyimpan berbagai jenis file yang dibutuhkan oleh website. Seperti: script, gambar, video, database website, dan lainnya.
  2. Pengunjung yang mengetikkan nama domain website Anda di search engine seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau browser lainnya.
  3. Browser akan meminta server mengirim file website ke browser
  4. Server mengirimkan file yang dibutuhkan oleh browser.
  5. Pengunjung bisa mengakses website Anda.

Itulah ulasan mengenai hosting. Semoga dengan membaca ulasan di atas, pengetahuan Anda mengenai hosting menjadi bertambah.

Anda ingin membuat website untuk bisnis tanpa perlu pusing memikirkan hosting? Tenang saja, Anda bisa gunakan  jasa pembuatan website di Jakarta yaitu DOTNEXT. Anda bisa berkonsultasi terlebih dulu bersama kami , gratis.

 

jasa pembuatan website murah