Bukan hal mengagetkan lagi bila social media marketing semakin diminati. Salah satu yang juga menjadi daya tarik dalam social media marketing adalah adanya paid promote dan endorsement. Pasti Anda sudah tidak asing dengan kedua istilah ini, bukan? Tapi apakah Anda mengetahui perbedaan paid promote dan endorsement?

Perbedaan paid promote dan endorsement

Kemajuan dalam digital marketing menghadirkan istilah-istilah baru dalam pemasaran. Seperti yang belakangan sering kita dengar adalah paid promote dan endosement. Kedua istilah ini lahir dari kegiatan social media marketing, dan sudah bukan barang yang asing dalam strategi pemasaran konten.

Paid promote dan endorsement sendiri paling umum digunakan di Instagram, sehingga muncul jugalah istilah selebgram atau influencer, yaitu orang-orang yang terkenal dan punya massa di Instagram.

1. Paid promote

Pertama mari kita bahas mengenai istilah dari paid promote. Nah istilah ini digunakan apabila Anda membayar sebuah akun yang memiliki engagement yang tinggi, baik itu selebgram, atau influencer atau akun publik lainnya.

Biasanya untuk materi konten berasal dari Anda, mereka hanya tinggal mempostingnya di akun mereka. Kontennya sendiri bisa berupa foto atau juga sebuah video.

Bagaimana tahu kalau akun tersebut memiliki engagement yang tinggi? Caranya cukup mudah, Anda bisa memperhatikan setiap postingan mereka, bagaimana tanggapan dari para pengikutnya, bagaimana kegiatan postingan akun tersebut. Itu cukup untuk menilai engagement.

Tapi, untuk memilih suatu akun menjadi paid promote, butuh hal yang lebih mendalam, seperti apakah akun tersebut punya kredibilitas yang dapat mewakilkan produk, sehingga nilai produk pun bisa naik, apakah influencer tersebut mewakili target pasar produk,tentu ini agar pesan terkirim dengan baik.

2. Endorsement

Endorsement hampir sama seperti paid promote, tapi tidak seperti paid promote di mana Anda yang menyiapkan konten, dalam endorsement Anda hanya perlu memberikan mereka brief tentang apa-apa saja yang bisa ditonjolkan dari produk Anda,

Salah satu keunggulan endorsement dibanding dengan paid promote sendiri adalah endorsement lebih soft selling. Dengan endorsement dari influencer atau selebgram akan membuat story telling tentang pengalaman mereka terhadap produk Anda.

Mana yang terbaik, paid promote atau endorsement?

Setelah Anda mengetahui perbedaan nyalalu manakah yang terbaik dari keduanya? Tentu keduanya punya keunggulan masing-masing.

Seperti salah satunya kelebihan dari segi biaya, paid promote lebih murah dari endorsement, tentu saja ini karena semua materi Anda yang sediakan.

Untuk menilai mana yang terbaik, hal yang sangat menentukan adalah riset yang kita lakukan. Pastikan bahwa mereka sesuai dengan produk kita, bukan hanya punya engagement yang tinggi. Di tambah saat ini, pengguna media sosial sudah semakin pintar dan bisa membedakan mana iklan mana yang review asli.

Jadi Anda harus tahu juga mana yang betul-betul efektif dilakukan untuk bisnis Anda. Agar dapat hasil yang maksimal, tidak ada salahnya juga untuk Anda berkonsultasi dengan digital marketing agency jakarta untuk membantu social media marketing Anda. Ada juga jasa iklan instagram ads yang membantu anda menjalankan campaign digital marketing lewat instagram.

 

FAQ

[sc_fs_faq html=”true” headline=”h2″ img=”” question=”Kapan waktu terbaik untuk menggunakan paid promote dan endorsement? ” img_alt=”” css_class=””] Waktu terbaik untuk menggunakan kedua strategi ini adalah saat Anda telah membangun konten yang menarik untuk audiens Anda. Kami siap mendedikasikan ide kreatif terbaik kami untuk membantu Anda menciptakan konten berkualitas. [/sc_fs_faq]

[sc_fs_faq html=”true” headline=”h2″ img=”” question=”Bagaiamana jika saya ingin menggunakan paid promote?” img_alt=”” css_class=””] Kami bisa membantu Anda untuk menggunakan paid promote dengan konten yang menarik agar strategi pemasaran media sosial Anda dapat bekerja dengan maksimal. Anda dapat mengandalkan kami! [/sc_fs_faq]