Semenjak kehadiran media sosial, social media marketing menjadi sebuah keharusan sebuah bisnis untuk dapat bersaing dengan kompetitor dan menarik pasar yang luas. Social media marketing dari tahun ke tahun juga berkembang mengikuti situasi dari audiens sebagai pemakai media sosial.  Bila Anda sudah menggunakan social media marketing atau pemasaran media sosial untuk bisnis Anda, apakah Anda sudah menjalankannya sesuai dengan trend social media marketing terbaru?

Atau apakah Anda belum tahu seperti apa trend social media marketing? Jika begitu, agar Anda bisa mengikuti trend pemasaran sosial media, coba lihat dalam artikel ini!

Seperti Apa Trend Social Media Marketing

Tidak seperti teknik pemasaran konvensional yang bersifat pasif, dalam social media marketing Anda harus proaktif dengan trend yang berkembang. Dengan mengikuti trend yang berkembang, Anda juga jadi tahu harus membuat strategi seperti apa untuk bisa mengambil hati audiens. 

Setiap tahunnya, trend tersebut berubah, jika Anda mungkin belum mengetahui seperti apa trend social media marketing berikut ini kami berikan penjelasan lengkapnya untuk Anda.

1. Social E-Commerce

Trend ini sepertinya akan terus berkembang, belanja online dalam platform social media. Apalagi ditambah ada TikTok Shop, yang belakangan semakin banyak diminati audiens pengguna media sosial. Bahkan diperkirakan trend ini akan menjadi jantung shopping experience para user. Selain TikTok, Facebook juga membuat lompatan besar ke dunia e-commerce dengan memunculkan Instagram Shopping, sehingga memuluskan para pebisnis untuk terhubung dengan konsumen potensial.

Bahkan kedepannya diperkirakan Facebook akan segera mengeluarkan fitur yang bisa merampingkan proses pembayaran, dan memperkenalkan live-streaming shopping.

2. Influencer Marketing

Apakah penggunaan influencer marketing masih menjadi trend? Jawabannya, masih! penggunaan influencer marketing sebagai bagian dari strategi social media marketing akan terus berkembang. Bahkan bukan hanya untuk perusahaan B2C tapi juga B2B diperkirakan akan banyak menerapkan strategi influencer marketing. 

Namun trend influencer marketing ini para brand akan lebih condong ke micro influencer dengan followers 10.000 hingga 100.000 followers. Ketimbang menghadirkan selebritas atau mega influencer. Brand semakin menyadari bahwa sebagian konsumen menanggapi seseorang yang bisa relate dengan mereka. 

3. Trend Social Media Marketing  Paid Marketing vs Privacy

Dalam kontes iklan, social media marketing juga punya trend yang berkembang. Dunia iklan akan punya tantangan lebih karena adanya regulasi terkait data privacy seperti pada iOS terbaru. Untuk itu, jika Anda ingin melakukan iklan, perlu lebih hati-hati saat mengoptimasinya. 

4. LinkedIn Berkembang

Social media yang akrab digunakan oleh B2B dan profesional ini semakin berkembang dan menawarkan fitur-fitur terbaru. Fitur yang dihadirkan juga membuat user tertarik untuk menggunakan LinkedIn. Bahkan pengguna LinkedIn di Indonesia saat ini sudah mencapai 20 juta user.

5. Perubahan Algoritma

Bagi pelaku social media marketing, perubahan algoritma ini bukanlah hal baru. Tentu saja, platform selalu mencari cara terbaik dan tercepat untuk mendapatkan apa yang diinginkan oleh usernya.  Setiap media sosial akan memberikan bobot lebih pada faktor yang berbeda untuk menentukan sebuah konten menarik apa tidak untuk ditampilkan kepada user.

Sebagai contoh, algoritma Facebook memprioritaskan keluarga, teman, dan local post daripada konten bisnis. Twitter mengutamakan berita terbaru, sedangkan Instagram lebih mengutamakan interaksi popularitas. Untuk Tik Tok, menggunakan tiga faktor algoritma utama untuk menentukan konten apa yang akan muncul di For You Page, pertama interaksi pengguna, informasi video, dan pengaturan perangkat dan akun.

6. TikTok Akan Semakin Populer

Per September 2021 TikTok sudah lampaui angka 1 miliar pengguna. Ini menjadikan TikTok sebagai media sosial populer ke-7 di dunia. Bahkan menurut data Hootsuite, 24% brand dalam surveinya menambahkan TikTok sebagai platform media sosial paling efektif untuk mencapai tujuan bisnis. TikTok juga sudah menambahkan beberapa fitur yang sangat membantu dalam kegiatan social media marketing, seperti profil bisnis, iklan, hingga fitur marketplace.

7. Konten Video Singkat

Dikutip dari Hootsuite, sepanjang tahun 2020 hingga 2021, 60 persen dari konten video yang diupload ke media sosial berdurasi kurang dari dua menit. Sehingga Anda perlu mengantisipasi konten video singkat ini karena pastinya masih akan menjadi tren social media marketing. Terlebih lagi Twitter berencana akan mengintegrasikan opsi presentasi full screen dan tools yang tersisa dari Fleets ke area baru. 

8.  Trend Social Media Marketing Adalah Live Streaming

TikTok semakin didepan dalam mengembangkan fitur untuk memanjakan para penggunanya, terutama dalam urusan belanja melalui TikTok Shop. Aplikasi ini memfasilitasi brand untuk melakukan penjualan langsung melalui live-streaming.

Algoritma TikTok sudah diperbarui agar aliran live-streaming tentang produk dari berbagai brand dapat muncul pada laman “For You” sesuai dengan minat pengguna. Sehingga, brand dapat dengan lebih mudah menjangkau konsumennya.

9. Perkembangan AR/VR

Diperkenalkannya Metaverse oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg secara teoretis memfasilitasi integrasi berbagai media sosial dan proyek teknologi di bawah payung Facebook. Tahap selanjutnya dari kacamata AR Facebook adalah integrasi secara khusus dengan Instagram. Lalu alat teknologi yang lebih interaktif akan dikembangkan untuk mendukung Metaverse. Seperti, gelang kontrol khusus AR dan alat pendukung lainnya untuk headset Oculus VR.

Itulah bocoran trend social media marketing yang bisa Anda turunkan dalam strategi social media bisnis Anda. Dengan beradaptasi mengikuti trend, Anda akan terdepan dalam social media marketing. Bekerja sama dengan jasa konten Instagram bisa menjadi pilihan terbaik agar Anda mampu menurunkan trend tersebut dengan cara kreatif. Dengan jasa konten Instagram, Anda juga bisa konsisten menjalankan social media marketing. Ingin tahu lebih banyak tentang social media marketing? Konsultasi gratis dengan kami !